Rabu, 11 November 2009

Puisi Mawar Putih dan Embun Pagi


Waktu kian berlalu…

Siang berganti menjadi malam…

Malam pun berganti menjadi siang…

Apakah engkau melihat embun yang membasahi mawar putihku hari ini…?

Setiap hari sang embun tetap setia membasahi mawar itu…

Meski hari kian berganti…

Ia…, tetap kan selalu setia…

Karena sang embun tau…

Bahwa ia mencintai mawar itu…

Dan sang mawar pun tau…

Bahwa ia selalu mencintai sang embun pagi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar